TARI BATARA, Pendokumentasian Sistem Notasi Laban | Dr. Nurlina Syahrir, M.Hum. EDITOR Eddy Thamrin


Buku ini membahas tentang pentingnya notasi Laban sebagai salah satu alat yang dapat digunakan dalam sebuah tari terkait dengan persoalan pelestarian. Tari Batara adalah tarian tradisional Sulawesi Selatan yang kaya akan makna dan nilai budaya. Dengan menggunakan teori Pelestarian Budaya dan Penotasian Laban, gerakan dan makna Tari Batara dapat terdokumentasikan dan tercatat secara lengkap baik posisi tubuh (sikap dasar dan lanjutan), dasar gerak (tangan, badan, kaki, dan kepala), arah hadap (depan, samping kiri/kanan, belakang), serta pengintegrasiannya tercatatkan secara detail. Secara umum bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa notasi Laban dapat menjadi sarana efektif dalam melestarikan warisan budaya, tarian ini memiliki struktur gerakan yang kompleks dan dinamis. Dampak jangka panjang yang diharapkan dari tari Batara yang telah dinotasikan adalah dapat membantu tidak hanya dalam pelestarian dan pengembangan, tetapi dapat pula menjadi sumber inspirasi dalam pola penciptaan tari kreasi Sulawesi Selatan dan Indonesia. Dengan demikian, notasi Laban dapat menjadi alat yang efektif dalam pelestarian dan pengembangan Tari Batara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *