
Kamar Pertemuan Seniman, sebagaimana dapat dibaca dalam buku ini, dilakukan penjaringan aspirasi seniman yang ada di Kota Madya Makassar, untuk menelaah keadaan kesenian yang ada pada waktu itu, serta memberikan rekomendasi apa yang seharusnya dapat diperbuat guna memanfaatkan kesenian bagi pemajuan pembangunan nusa dan bangsa. Pertemuan itu juga merumuskan apa yang seharusnya diperbuat oleh seniman-seniman Kota Madya Makassar dalam usahanya membina kesenian di Makassar pada masa itu. Peristiwa KAMAR PERTEMUAN SENIMAN 29 Djuni 1969 di Benteng Udjung Pandang menjadi embrio berdirinya Dewan Kesenian Makassar, bulan Juli 1969 setelahnya.